Wanita dan Kosmetik

Produk-produk kosmetik sangat erat hubungannya dengan wanita. Banyak wanita yang menginginkan dan mendambakan tubuhnya putih mulus, wajah cantik dengan kelopak mata dan bibirnya yang berwarna-warni, rambutnya indah terurai serta tubuhnya harum semerbak seperti bunga-bunga yang wangi. Sehingga, segala cara dilakukan untuk mendapatkan tubuh yang didambakannya tanpa memperhatikan dan memikirkan keamanan penggunaan produk kosmetik tersebut.
Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman modern ini, semakin banyak pula penemuan-penemuan produk-produk baru, terutama dibidang industri. Seperti halnya industri kosmetika yang turut berkembang dan penggunaannya makin menyebar luas di kalangan masyarakat.
Akhir-akhir ini penggunaan kosmetik yang dapat memberikan efek putih dan mengkilat sangat digemari. Bahan-bahan yang dapat memberikan efek tersebut ada yang alami dan ada pula yang sintetis. Contoh bahan yang alami adalah guanine yang diperoleh dari sisik ikan laut, merupakan kristal yang transparan, reflektif dan mengkilat seperti mutiara. Karena guanin sulit didapat maka digunakan pigmen sintetis seperti Bismut oksi klorida (BiOCl), Titanium dioksida (TiO2) dan serbuk logam (mika, alumunium, bronze). Bahan-bahan tersebut biasanya terdapat dalam kosmetika seperti pada bedak, rouge, eye shadow dan cat kuku.
Meskipun penggunaan bahan-bahan di atas dalam industri dengan jumlah yang sekecil mungkin (tidak lebih dari 10%), tapi pemakaiannya sering akan mengkibatkan toksik pada kulit. Karena bahan-bahan di atas, baik itu yang alami maupun sintetik, keduanya mempunyai sifat yang tidak dapat larut dalam air (non polar). Sehingga bahan-bahan tersebut akan tetap menempel pada kulit dan penggunaan yang sesering mungkin akan mengakibatkan bahan tersebut terus menumpuk dikulit. Kita semua tidak akan sadar begitu banyak bahan-bahan berbahaya dan logam-logam berat yang menempel pada kulit kita ,sehingga mengakibatkan iritasi pada kulit. Maka, tak heran akhir-akhir ini juga banyak penderita kanker kulit.
So, hati-hatilah dalam memilih kosmetik. Sebaiknya baca dulu bahan-bahan yang digunakan dan tanggal kadaluarsa pada label pembungkus kosmetik. Dan perlu diingat bagi para wanita, bahwa kecantikan seorang wanita bukan dinilai dari wajah yang putih mulus, cantik dengan kelopak mata dan bibirnya yang berwarna-warni. Akan tetapi, yang diperlukan bagi seorang wanita adalah akhlaqul karimah (bagaimana ia bertigkah laku dimasyarakat), beriman dan sering mengerjakan amal soleh serta memiliki hati yang baik. Lagi pula Allah SWT menciptakan makhluknya dengan sebaik-baik mungkin.

Baca Juga Tulisan Lainnya



4 komentar:

temen setia mengatakan...

betul banget tu. tapi aku gak pernah pake kosmetik ni!,paling juga abu gosok, wong mandi aja jarang pa lagi pake kosmetik.

Suharyono mengatakan...

Salut deh atas tulisannya. Tingkatkan terus kemampuan menulis Blog, apalagi judul blognya "Muslim Chemist" benar-benar baru. Banyak belajar adalah kunci sukses bagi bloger pemula. Selamat !!!

hmi saintek mengatakan...

Merdeka Untuk Kimia UIN Malang. salam selalu dari kami.

Anonim mengatakan...

MENULIS TERUS MBAK ARTIKELNYA AKU TUNGGU LHO.SEBAB JARANG ADA YANG MENULIS SEPERTI ITU.

Posting Komentar

Klik Juga Ini