Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan

Tren Yang Membahayakan Kesehatan

SUSI_Kimia - Tren Yang Membahayakan Kesehatan. Kadang tren dari setiap mode tidak bisa dihindari, banyak orang yang juga turut serta tanpa disadari terbawa dan ingin mengikuti apa yang sedang berkembang. Tapi perlu di sadari, ini ada beberapa tren yang justru berdampak berbahaya bagi kesehatan. Apa saja ?

Sepatu hak tinggi
Sepatu yang memiliki hak tinggi bisa membuat berat badan seseorang bergeser dari tumit ke metatarsal bagian depan kaki. Selain itu penggunaan sepatu hak tinggi dalam jangka waktu lama akan membuat otot kaki menjadi tertekan yang ditandai dengan rasa nyeri. Tapi seringkali kondisi ini diabaikan oleh sang pemakai.

Celana hipster (dipinggul)
Sebagian besar masyarakat lebih suka menggunakan celana ketat yang dipakai di pinggul (hipster), padahal celana ini akan membuat seseorang merasa tidak nyaman saat duduk dalam jangka waktu lama. Salah satu alasan utamanya adalah celana tersebut tidak terletak di lekukan tubuh yang pas. Hal ini tentu saja akan menghambat sirkulasi dari dan ke tubuh, sehingga seseorang terkadang cepat merasa lelah dan lesu.

Tanning untuk mencokelatkan kulit tubuh.
Lampu tanning yang digunakan untuk memancarkan sinar UV tidak aman bagi tubuh. Bahkan sinar UV ini diperkirakan memiliki bahaya yang sama dengan sinar UV yang dipancarkan oleh matahari saat tengah hari. Dan diketahui bahwa sinar UV dari sinar matahari bisa menyebabkan kanker kulit.

Kuku palsu agar terlihat indah
Beberapa orang terkadang menggunakan kuku palsu agar jarinya terlihat lebih lentik dan cantik. Tapi hal ini bisa membuat kuku asli terjebak dan menghambat asupan udara ke kuku asli tersebut. Selain itu adanya ruang di bawah kuku palsu akan menimbulkan suasana lembab yang dapat memicu infeksi jamur.

Badan kurus
Saat ini sebagian besar masyarakat memandang bahwa perempuan cantik adalah perempuan bertubuh kurus, sehingga banyak orang yang berlomba-lomba untuk kurus bahkan dengan cara yang tidak sehat. Padahal kekurangan gizi penting bisa menimbulkan komplikasi jangka panjang.

Pewarna rambut
Rambut adalah mahkota bagi kaum perempuan, karenanya tak jarang banyak perempuan yang sering menggonta ganti warna rambutnya sesuai dengan tren yang ada. Tapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan terus menerus untuk pewarna rambut tertentu bisa menyebabkan kanker kandung kemih.

Celana kulit yang ketat
Celana dari bahan kulit sintetik mungkin akan terlihat fashionable, tapi celana ini bisa membuat kulit tubuh tidak bisa bernapas. Kondisi ini akan menimbulkan panas yang membuat kulit menjadi stres dan memicu timbul ruam. Pada beberapa kasus ditemukan bahwa celana ini bisa menyebabkan atau memperburuk infeksi vagina.

Tapi bukan berarti mode itu tidak bisa digunakan, para ahli menyarankan jika tubuh mulai memberi sinyal jelek sebaiknya jangan terus-terusan digunakan. Penting juga memberi waktu buat tubuh untuk rileks dengan tidak menggunakannya secara berlebihan.(detikhealth)
Read More >> Tren Yang Membahayakan Kesehatan

KAMPUSKU YANG PANAS

Pagi yang sangat cerah bagaikan siang hari di bandingkan bulan-bulan dan tahun-tahun sebelumnya. Mungkinkah ini akibat pemanasan global, ataukah pohon-pohon yang rindang dan besar tak nampak kembali di UIN Malang ini. Pada tahun-tahun sebelumnya, mata ini begitu dingin ketika memandangi kampusku ini, tubuh begitu nyaman ketika duduk-duduk dibawah pohon yang rindang sambil berdiskusi pelajaran dengan teman, seakan-akan memicu otak untuk selalu jernih. Akan tetapi sekarang pohon itu telah tergantikan gedung-gedung mewah yang menjulang tinggi yang sekelilingnya hanya tertanam rumput dan pohon-pohon palem yang baru saja ditanam.
Kampusku kini mewah, tapi terlihat gersang dan panas. Tidak terdengar lagi kicauan burung-burung kecil saat dulu kami berdiskusi di bawah pohon, begitu pula gerombolan-gerombolan mahasiswa berdiskusi sudah tak nampak lagi semenjak pohon-pohon itu tergantikan gedung mewah. Terdengar celotehan dari seorang mahasiswa, UIN Malang kini mahasiswanya rata-rata bisa berbahasa arab, sampai-sampai suasananya mengikuti Negara Arab, gersang dan panas.
Pada umumnya, civitas akademika mengeluh akibat panas dan gersangnya UIN Malang ini. Lebih-lebih jurusan Kimia yang telah menerima pelajaran Kimia Lingkungan. Mereka mengetahui pentingnya pohon yang sangat berguna dan membantu proses respirasi (pernafasan). Pada siang hari, dengan bantuan sinar matahari tumbuhan akan melakukan proses fotosintesis dan sangat memerlukan karbondioksida hasil dari proses respirasi manusia dan hewan. Begitu juga manusia dan hewan sangat membutuhkan oksigen sebagai hasil dari proses fotosintesis. Apabila pohon-pohon tak ada, maka civitas akademika UIN Malang akan cepat lemas, letih dan lesu akibat kekurangan oksigen dan cuaca yang panas. Lingkungan belajar sangat mendukung terciptanya proses belajar- mengajar yang baik.
Belum lagi pengetahuan mahasiswa Kimia tentang efek rumah kaca, yang disebabkan oleh meningkatnya gas karbon dioksida (CO2), sulfur dioksida (SO2), Nitrogen Monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organic seperti gas metana (CH4) da khloro fluoro karbon (CFC). Efek rumah kaca akan menimbulkan terjadinya kenaikan suhu dipermukaan bumi, perubahan suhu yang cepat akan menyebabkan perubahan iklim yang cepat. Saat ini, sangat terasa akan kenaikan suhu dipermukaan bumi dan perubahan ikim yang tidak menentu (sangat cepat). Maka, salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah menanam pohon (tumbuh-tumbuhan), yang dapat membantu mengurangi jumlah karbon dioksida yang berlebihan.
Mahasiswa Kimia UIN Malang juga memikirkan tentang penggunaan pendingin ruangan (AC) yang sekarang sedang digalakkan penggunaannya hampir disetiap ruang kantor UIN Malang. Padahal, pendingin alami dari pepohonan akan terasa sejuk dan menyehatkan serta tidak menimbulkan bahaya bagi lingkungan. Berbeda dengan penggunaan AC yang menimbulkan bahaya, yaitu menipisnya lapisan ozon karena bahan CFC (Khloro Fluoro Carbon) yang biasanya digunakan pada pendingin ruangan (AC) tersebut. Lapisan ozon ini, berguna sebagai penyaring semua sinar ultraviolet matahari yang berbahaya bagi makhluk hidup di bumi.
Radiasi Ultraviolet-B dapat merusak materi genetic DNA dan merupakan penyebab utama kanker kulit yang saat ini jumlah penderitanya semakin meningkat. Selain itu, sinar ultraviolet juga menyebabkan penyakit katarak mata dan sangat merugikan jenis-jenis tanaman pertanian yang sangat peka terhadap sinar ultraviolet. Sinar ultraviolet juga dapat menimbulkan kerusakan kehidupan dalam perairan, yaitu ikan dan tumbuhan perairan.
Penjelasan ini dapat menyadari kita, betapa pentingnya melestarikan lingkungan. Mulai dari hal kecil, misalnya menanam dan merawat pohon dan tumbuh-tumbuhan disekeliling kita. Sebagai khalifah fil adrh, kita bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan, tempat kita hidup. Sayangilah lingkungan kita, kalau bukan kita siapa lagi…



Read More >> KAMPUSKU YANG PANAS

Klik Juga Ini

About Me